Sama Tapi Berbeda, Inilah Perbedaan Kopi Susu dan Kopi Latte

Tidak semua masyarakat dapat menikmati rasa kopi yang pahit. Kreativitas barista dituntut untuk menciptakan rasa kopi yang unik. Berbagai menu varian kopi yang ditawarkan, membuat daya tarik tersendiri untuk pelanggan mendatangi coffee shop. Tak jarang para pecinta kopi membeli lebih dari satu kopi, untuk dapat mencicipi dan membandingkan rasa dari kopi – kopi tersebut.

Namun tahukah kamu bahwa ada beberapa jenis kopi yang sebenarnya memiliki komposisi yang sama, salah satunya kopi latte dan kopi susu. “Latte” atau caffè latte berasal dari Bahasa Italia yang artinya kopi susu. Meskipun rasanya mirip, membuat pelanggan keliru untuk memahami perbedaan dari keduanya. Mari ketahui apa saja yang menjadi pembeda dari kopi susu dan kopi latte.

Bahan Pemanis

Kopi latte menggunakan sugar syrup (gula cair) sebagai bahan pemanis. Dengan takaran dari gula cair, akan memberikan rasa manis yang pas untuk yang tidak menyukai kopi terlalu pahit. Berbeda dengan kopi susu. Kunci utama dari rasa kopi susu adalah menggunakan gula aren sebagai pemanis. Gula aren yang dicairkan memberikan rasa khas tersendiri untuk kopi susu.

Teknik Meracik Susu

Keduanya sama – sama menggunakan susu sebagai campuran dari kopi tersebut. Namun, ternyata ada hal yang membedakan prosesnya. Kopi susu menggunakan susu cair yang dipanaskan, lalu langsung bisa dicampurkan dengan kopi. Gunanya untuk mengurangi kadar air dan menciptakan rasa yang lebih gurih. Teknik ini tidak berlaku pada kopi latte. Susu yang digunakan harus dihangatkan dengan uap air (steam). Proses ini bertujuan untuk menghangatkan susu serta dapat menghasilkan buih kecil (micro foam)

Tampilan

Kopi susu memiliki tampilan yang sederhana, sedangkan kopi latte memiliki keunikan dengan dapat membuat latte art (kreasi atau seni diatas tampilan kopi tersebut). Dengan adanya micro foam dari kopi latte, membuat barista mudah untuk berkreasi membuat gambar – gambar yang lucu dan dapat mempercantik tampilan dari kopi latte tersebut.

Harga

Teknik yang digunakan kedua kopi tersebut mempengaruhi harga yang ditawarkan kepada kostumer. Kopi susu dijual dengan harga yang lebih terjangkau dibanding dengan kopi latte, yaitu pada angka Rp.12.000 – Rp.20.000.

Ingin ngopi di wilayah Tangerang Selatan? Bagi yang berdomisili di wilayah Tangerang Selatan, khususnya BSD dan sekitarnya, bisa mengunjungi Arkeo Coffee. Ada beragam hidangan kopi dan minuman non kopi yang disajikan di sini, dengan variasi teknik ala barista berpengalaman. Tidak hanya kopi, kamu juga bisa menikmati varian teh, green tea frappe, sepiring waffle dan kudapan lain yang tidak kalah lezat.

Selain menyajikan kopi, Arkeo Coffee juga menawarkan Arkeo Co-Working Space, buat kamu yang ingin ngopi sambil bekerja. Saat ini, Arkeo Coffee hadir di Ruko Sektor IV Extention, Blok RE No.51, BSD City, Lengkong Wetan, Serpong, South Tangerang City, Banten 15323. Lokasinya terletak di lantai 2 restoran Bhaliboel. Arkeo Coffee menjadi jawaban tepat bagi para pecinta kopi di daerah sekitar BSD, yang wajib dikunjungi.

Arkeo Coffee

Alamat: Ruko Sektor IV Extention, Blok RE No.51, BSD City, Lengkong Wetan, Serpong, South Tangerang City, Banten 15323 (lantai atas Sate Bhaliboel BSD)

Instagram: @arkeocoffee.id

Sumber

1.) https://id.wikipedia.org/wiki/Latte

2.) https://www.thespruceeats.com/how-to-make-caffe-latte-765372

3.) https://www.idntimes.com/food/recipe/gendhis-1/5-langkah-gampang-bikin-es-kopi-susu-kekinian-di-rumah-c1c2/full

4.) https://lifestyle.okezone.com/read/2015/02/21/298/1108670/apa-itu-latte-art


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s